Pilihan investasi yang tepat akan memungkinkan kita mendapatkan keuntungan optimal serta meminalkan resiko. Setiap perusahaan investasi akan menyediakan berbagai pilihan investasi dalam bentuk reksa Dana yang merupakan wadah investasi pada pasar uang dan/atau pasar modal yang memungkinkan kita untuk menikmati tingkat pengembalian (return) yang menarik.
1. Biaya Rendah, Untung Maksimal
Alasan utama reksadana cocok untuk generasi millennials adalah biaya awal yang sangat murah, mulai dari Rp 10.000 kita sudah bisa mulai merasakan manfaat berinvestasi reksadana.
Modal yang minim bukan berarti juga keuntungan yang minim. Rata-rata investasi reksadana bisa memberikan keuntungan hingga 20% dalam waktu satu tahun. Menurut data Bloomberg keuntungan tersebut beberapa persen di atas keuntungan berinvestasi emas.
2. Mudah Untuk Dikelola
Keterbatasan waktu dan pengetahuan untuk melakukan analisa investasi, bukan merupakan sebuah hambatan dalam investasi reksadana. Pengelolaan investasi reksadana kita sepenuhnya akan dikelola oleh Manajer Investasi profesional yang telah mengantongi izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Masalah fee Manajer Investasi? Kita tidak perlu pusing-pusing memikirkan hal tersebut. Karena sifat investasi reksadana merupakan kumpulan dari banyak investor, maka fee Manajer Investasi akan dibagi rata oleh semua investor yang dananya ia kelola. Dengan cara itu fee Manajer Investasi akan menjadi terjangkau.
3. Lebih Aman
Jangan takut dana akan dibawa kabur oleh Manajer Investasi atau pihak tidak bertanggung jawab lainnya. Dana investasi reksa dana yang kita punya tidak langsung dipegang oleh Manajer Investasi. Namun dana tersebut tersimpan di rekening bank khusus yang biasa disebut dengan bank kustodian.
4. Berbasis Online
Saat ini mayoritas investasi reksadana berbasis online. Kita bisa melakukan transaksi dan melihat seluruh data investasi dengan mudah melalui laptop dan smartphone. Selain itu, hal ini juga membuat biaya transaksi menjadi sangat murah.
5. Transparan
Kita dapat dengan mudah dan jelas melihat informasi perkembangan portofolio dan biaya secara terus menerus. . Kita bisa memantau keuntungan investasi reksadana, biaya, serta risiko setiap saat secara online. Manajer Investasi sebagai pengelola reksa dana juga wajib mengumumkan Nilai Aktiva Bersih setiap hari di surat kabar dan menerbitkan laporan keuangan tengah tahunan dan tahunan juga prospektus yang dilakukan secara teratur. Hal ini menekan pihak-pihak tidak bertanggung jawab untuk menyelewengkan dana.